Loading...

PT. Surya Energi Indotama

Logo Surya Energi
Sei

“Dari Matahari ke Papan Skor”, 5 Arena Sepak Bola ini Didukung oleh Panel Surya.

  • Sei

By Admin

June 19, 2023

Bandung (19/06/23) Di era keberlanjutan dan energi terbarukan, stadion sepak bola di seluruh dunia berusaha untuk menjadi lebih ramah lingkungan dengan mengadopsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Melalui pemanfaatan sinar matahari sebagai sumber energi, stadion-stadion ini memberikan contoh yang baik dalam menjaga lingkungan sekaligus menyediakan fasilitas olahraga yang modern. Berikut adalah lima stadion sepak bola yang telah mengadopsi PLTS.

1. Stadion Olympiastadion, Munich, Jerman: Stadion Olympiastadion di Munich, Jerman, telah memasang panel surya pada atap stadionnya. Dengan kapasitas lebih dari 4.000 panel surya, stadion ini menghasilkan energi listrik yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik harian dan menyumbangkan kelebihan energi ke jaringan listrik lokal. Langkah ini membantu Olympiastadion menjadi stadion yang lebih berkelanjutan dan mengurangi emisi karbon.

2. Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan: Stadion Soccer City, yang menjadi tuan rumah Final Piala Dunia FIFA 2010, adalah stadion ikonik yang terletak di Johannesburg, Afrika Selatan. Untuk memanfaatkan energi terbarukan, stadion ini telah memasang sistem PLTS dengan sekitar 2.000 panel surya pada atapnya. Sistem ini menghasilkan energi listrik yang signifikan, membantu stadion mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.

3. Stadion Bung Karno, Jakarta, Indonesia: Stadion Gelora Bung Karno, yang merupakan stadion nasional Indonesia yang terletak di Jakarta, telah mengambil langkah untuk menggunakan energi terbarukan. Dalam upaya untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan di negara tersebut, rencananya adalah memasang PLTS di stadion ini. Ketika PLTS dioperasikan, stadion ini akan dapat mengurangi konsumsi energi dari sumber daya fosil.

4. Stadion Stade de Suisse, Bern, Swiss: Stadion Stade de Suisse, yang terletak di Bern, Swiss, adalah stadion sepak bola terkenal yang telah memasang PLTS. Dengan lebih dari 1.300 panel surya yang terpasang di atapnya, stadion ini mampu menghasilkan energi listrik yang signifikan. Energi yang dihasilkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik stadion dan juga memberikan kontribusi ke jaringan listrik lokal.

5. Stadion Kaohsiung National, Kaohsiung, Taiwan: Stadion Kaohsiung National, yang terletak di Kaohsiung, Taiwan, juga telah mengadopsi PLTS. Stadion ini dilengkapi dengan panel surya yang terpasang di sekitar stadion, menghasilkan energi terbarukan yang signifikan. Penggunaan PLTS membantu stadion ini mencapai keberlanjutan energi dan mengurangi dampak lingkungan negatif.

Adopsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) oleh stadion sepak bola di seluruh dunia adalah langkah penting menuju keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon. Stadion-stadion ini menunjukkan komitmen mereka dalam memanfaatkan energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan mereka, sekaligus memberikan contoh yang baik bagi stadion-stadion lain di dunia untuk mengikuti jejak mereka. Dengan langkah-langkah ini, stadion sepak bola menjadi pusat olahraga yang lebih hijau dan bertanggung jawab secara lingkungan.

Hal tersebut sejalan dengan Misi PT Surya Energi Indotama dalam meningkatkan kesejahteraan stakeholder melalui pemenuhan kebutuhan Energi Baru Terbarukan dan konservasi energi yang kompetitif, inovatIf dan berdaya guna.

Sei

GM Camp : SEI Kerja Pasti

  • Sei

By Admin

June 14, 2023

Bandung (14/6), Menutup agenda di semester 1 tahun 2023 ini seluruh Eselon 1 PT Surya Energi Indotama melaksanakan GM Camp. Bertempat di Peony Meeting Room, sesi ini mengulas tuntas proses hingga kendala – kendala yang menjadi rintangan dalam pencapaian target perusahaan umumnya dan masing – masing unit kerja khususnya.

Tercatat di semester awal tahun 2023 ini, masing – masing Organisasi telah menorehkan terobosan baru demi pertumbuhan perusahaan sesuai target yang telah dicanangkan BOD sebelumnya. Tak hanya terobosan, strategi lainnya pun turut dirangkum dalam mengoptimalkan kinerja SDM yang berada di SEI. Tak hanya menyampaikan hal – hal yang telah tercapai, GM Camp ini juga sarana evaluasi bagi seluruh Eselon 1 PT Surya Energi Indotama tentunya dari evaluasi ini diharapkan masing – masing dapat menemukan solusi dan atau dapat menjadi Langkah dalam memitigasi resiko yang akan terjadi selanjutnya.

Masih di sesi yang sama, sebelum acara ditutup seluruh peserta GM Camp turut menyamakan persepsi atas program – program yang akan dilaksanakan, issue strategis yang diperkirakan akan berkembang hingga kendala yang akan terjadi. Penyampaian hal ini di awal menjelang kinerja perusahaan di Semester ke 2 tahun 2023 diharapkan dapat memuluskan kinerja perusahaan hingga akhir tahun nanti..SEIjati (baca : Sejati) SEI Kerja Pasti!!

Sei

Kunjungan Dewan Komisaris Di Proyek PLTM Kanzy

  • Sei

By Admin

June 9, 2023

Pasuruan (8/6/23), Setelah pelaksanaan COD Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini (PLTM) Kanzy di bulan April lalu, Dewan Komisaris bersama jajaran BOD PT Surya Energi Indotama melakukan agenda monitoring dan evaluasi (monev) atas pelaksaan kinerja PLTM yang berkapasitas 2,5 MW tersebut.

Dalam kunjungannya tersebut, Indarto Pamoengkas selaku Komisaris PT Surya Energi Indotama juga merupakan Direktur Keuangan, Manajemen Resiko dan SDM PT Len Industri (Persero) memberikan apresiasi sekaligus masukan untuk memaksimalkan pemanfaataan kinerja PLTM Kanzy.

Rombongan diterima oleh Pimpinan Proyek, Madhan Wisnu beserta tim. Dalam peninjauan ke proyek PLTM Kanzy, disampaikan beberapa hal terkait update progress termasuk hal – hal yang menjadi kendala dalam optimalisasi PLTM yang merupakan projek Kerjasama dengan PT Kanz Capital ini, antara lain adalah permasalahan yang diakibatkan sampah dan lumpur yang terbawa sampai ke area sandtrap, limbah, dan lain – lain yang diakibatkan faktor alam dan cuaca.

Proyek yang dibangun di area Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung, Desa Cowek, Pasuruan Jawa Timur ini diperkirakan mampu memproduksi energi sebanyak 15.713.765 KWH per tahun.

I Made Sandika selaku PLT Direktur Utama PT Surya Energi Indotama yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Fajar Miftahul Falah, Direktur Teknik & Operasi turut memberikan apresiasi lengkap dengan diskusi menyeluruh, harapannya agar PLTM Kanzy 2,5 MW dapat optimal dan memberikan mafaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. **

Sei

Menyusun Kebijakan Pengembangan PLTS, BRIN Kunjungi SEI

  • Sei

By Admin

June 8, 2023

Bandung (8/6/23), Direktorat Perumusan Kebijakan Riset, Teknologi dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengunjungi PT Surya Energi Indotama (SEI) dalam rangka menyusun Kajian Kebijakan Pengembangan Teknologi dan Inovasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Rombongan diterima oleh GM Engineering & Pengembangan Teknologi, Eric Agustian dan GM Pengembangan Bisnis, Kurniawan beserta Tim.

Kunjungan ini dilatarbelakangi dengan kondisi pada akhir tahun 2021, pembangkit listrik Indonesia mencapai 73.736 megawatt (MW) atau 73,74 gigawatts (GW). Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih menjadi kontributor pembangkitan terbesar dengan 36,98 GW atau 50% dari total pembangkitan listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) berkontribusi 12,41 GW atau 17% dari total pembangkitan. Lalu, Pembangkit Listrik Tenaga Gas atau Mesin Gas (PLTG/MG) menghasilkan 8,54 GW (11%). Selanjutnya, Pembangkit Listrik Tenaga Air, Minihidro, atau Mikrohidro (PLTA/M/MH) menghasilkan 6,41 GW (9%) dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menghasilkan 4,99 GW (7%). Terakhir, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hanya menghasilkan 0,152 GW (0,2%) dan pembangkit listrik energi baru terbarukan lainnya menghasilkan 2,07 GW (3%). Terlihat dengan jelas adanya kesenjangan (gap) yang sangat lebar dari realisasi kapasitas PLTS saat ini dengan target yang harus dicapai dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) sebesar 6,5 GW pada 2025. Tentunya, untuk mengejar gap tersebut, dalam tiga tahun ke depan perlu tambahan kapasitas PLTS lebih dari 2 GW setiap tahun.

Berdasarkan hal tersebut, agenda kunjungan kali ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data, informasi dan permasalahan yang berkembang di perusahaan yang bergerak di bidang Renewable Energy, khususnya dalam pengembangan teknologi dan inovasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pembangkit Listrik Tenaga Surya dinilai unggul dan kompetitif, bahkan International Energy Agency (IEA) menyebut energi surya sebagai king of electricity (“raja listrik”) karena mencatatkan pertumbuhan tahunan tertinggi dibanding energi terbarukan lain.

“Kami berharap dengan kunjungan ke SEI ini menjadi agenda yang tepat untuk dapat memberikan output ataupun masukan untuk kami dalam menyusun perumusan Kebijakan dalam Pengembangan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya,” ungkap pimpinan rombongan, Agung Wijono dalam sambutannya. Selain diskusi dan tanya jawab, rombongan dari Direktorat Perumusan Kebijakan Riset, Teknologi dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diajak berkeliling ke Kawasan Solar Farm yang berada di area rooftop perusahaan. Khusus dalam agenda pertemuan kali ini, Direktur PT Surya Energi Indotama masa kepemimpinan 2012 2016, Agus Iswanto berkesempatan hadir dan mendampingi seluruh rangkaian acara.**

Hubungi Kami: